Monday, June 4

Candi Pamotan - Sidoarjo

Terletak Desa Pamotan di Kecamatan Porong, Sidoarjo Jawa Timur. dikenal sebagai
kawasan kaya situs sejarah. Namun, kondisi Candi Pamotan I dan Candi Pamotan 2 kurang terawat, penuh lumut.
 

 Berbeda dengan Candi Pari dan Candi Sumur--lokasinya di Desa Candi Pari, tak jauh dari Pamotan--Candi Pamotan jauh lebih sederhana. Dibuat dari bata merah khas Kerajaan Majapahit, bangunan tua ini berukuran panjang 4,8 meter, lebar 4,8 meter, tinggi 2,5 meter. Bagian atap dan tubuhnya praktis runtuh total.


Yang tampak hanyalah tumpukan batu bata merah dikelilingi lubang persegi panjang yang tergenang air bila hujan.

Walujo BA, penilik kebudayaan, dalam catatannya menyebutkan, Candi Pamotan diteliti pertama kali oleh GLA Brandes, orang Belanda, pada 1903. Namun, hingga 1921 candi ini tak pernah dikunjungi para ahli. Baru tahun 1923 NJ Krom, ahli purbakala, menulis tentang candi di RT 04/RW 02 ini.
Menurut Krom, bentuk profil Candi Pamotan lazim digunakan pada candi-candi di Jawa Timur.
Sekitar 50 meter Tak jauh dari situ, ada satu lagi tumpukan batu bata mirip candi. Dikelilingi hutan bambu, suasana di situ terasa teduh, sejuk, gelap, dan dipercaya mengandung kekuatan supranatural. Candi itu belum punya nama, sehingga gampangnya disebut Candi Pamotan 2.
"Tapi orang-orang biasa menyebut tempat keramat,"

Di samping candi penuh lumut hijau ini ada sebuah arca yang kepalanya sudah hilang. Alias sendiri tidak tahu arca apa itu. Beberapa waktu lalu, katanya, kawasan itu dikunjungi pemerintah baik dari Dinas Pariwisata Sidoarjo maupun Dinas Purbakala. Semua sepakat bahwa Candi Pamotan 2 merupakan bangunan cagar budaya seperti Candi Pamotan I di sebelahnya.

Candi Pamotan 1 dan Pamotan 2 yang tak terurus membuat situs penting ini belum menjadi objek kunjungan masyarakat. Jangankan warga luar Sidoarjo, warga di kawasan Candi Pamotan pun belum tahu lokasi persisnya.
Sumber :hurek.blogspot.com/

No comments:

Post a Comment